Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 10 Desember 2019

Chiller DIY (Do It Yourself) untuk Aquascape


Seringkali orang menyamakan antara  aquascape dan akuarium, padahal keduanya berbeda. Aquascape merupakan  seni yang mengatur tanaman, air, batu, karang, kayu dan lain sebagainya dalam kotak kaca atau acrylic yang menyerupai akuarium. Perbedaan aquascape dengan akuarium adalah fungsi ikan, yaitu sebagai unsur pelengkap pada aquascape dan sebagai unsur inti pada akuarium ikan hias, sedangkan tanaman air dan lainnya merupakan hiasan atau pelengkap saja.

Suhu air dalam aquascape memiliki peranan yang sangat penting karena berkaitan dengan difusi gas CO2. Semakin tinggi suhu air akan semakin rendah kelarutannya dan sebaliknya semakin rendah suhu air akan semakin tinggi kelarutannya. Semakin tinggi CO2 terlarut dalam air akan semakin baik untuk metabolisme tanaman air. Berkebalikan dengan ikan, semakin hangat suhu air ketahanannya akan semakin bagus, terutama terhadap penyakit tertentu. Oleh sebab itu, dalam aquascape, suhu harus dijaga agar optimal untuk tanaman air dan tidak membahayakan untuk kehidupan ikan yang melengkapinya.  Berikut adalah suhu optimal yang direkomendasikan untuk berbagai jenis aquascpae :

  • Aquascape aquarium dengan ikan kecil : 23-25°C
  • Aquascpace aquarium dengan ikan discus : 28°C
  • Aquascape murni tanpa ikan : 18-22°C
Suhu optimal tersebut sulit diperoleh terutama di kota-kota besar yang panas. Salah satu cara untuk menurunkan suhu air pada aquascape yaitu dengan mempergunakan chiller. Banyak sekali chiller aftermarket yang dijual di pasaran akan tetapi harganya cukup mahal. Untuk mensiasatinya, dapat dibuat chiller DIY (do it yourself) dengan alat yang bernama peltier. Alat ini berbentuk kotak pipih berwarna putih dan mempunyai mempunyai dua sisi yang dapat menghasilkan panas dan dingin jika dialiri arus listrik. Sisi dingin pada peltier ini dapat digunakan sebagai chiller untuk aquascape. Untuk membuatnya, bahan yang dibutuhkan adalah peltier TEC 12706, waterblock untuk peltier, pompa air DC, thermostat DC, switch power supply 12V 5-6A, selang dan heatsink fan untuk prosesor. Thermostat berfungsi untuk memutus arus ke peltier jika suhu yang dikehendaki sudah tercapai dan akan menyambungkan kembali jika suhu naik pada nilai tertentu. Pembuatan chiller DIY ini lebih hemat jika dibandingkan dengan membeli chiller aftermarket di pasaran, dan akan lebih hemat lagi jika memanfaatkan barang bekas dari dispenser bekas untuk mengambil peltiernya dan untuk switch power supply bisa memanfaatkan dari PC bekas. Diagram rangkaiannya adalah sebagai berikut :


Diagram rangkaian chiller

Penulis : IM. Al Wazzan, Peneliti LRMPHP





0 comments:

Posting Komentar