Rabu, 04 Desember 2019

PENELITI LRMPHP IKUTI SEMNAS BBRP2BKP 2019

Peneliti LRMPHP ikuti SEMNAS BBRP2BKP 2019

Peneliti LRMPHP mengikuti Seminar Nasional Hasil Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Tahun 2019 pada tanggal 3 Desember 2019 di Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (BBRP2BKP) Jakarta. Kegiatan yang telah memasuki tahun penyelenggaraan ke-10, dilaksanakan sebagai wadah para peneliti, akademisi, mahasiswa untuk bertukar pikiran dan diskusi inovasi di bidang pengolahan produk hasil perikanan.  Tema yang diambil pada tahun ini adalah  “Inovasi Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Menuju Era Industri 4.0

Dalam sambutan pengantarnya, Kepala BBRP2BKP, Hari Eko Irianto menyampaikan bahwa seminar yang dilaksanakan merupakan wadah bagi para dosen dan peneliti untuk menyampaikan hasil penelitian serta eksplorasi hasil penelitian yang secara saintifik sangat bermanfaat untuk hasil perikanan Indonesia. Penyelenggaran seminar bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun BBRP2BKP yang ke 55 sekaligus memperingati Hari Nusantara. Selain itu, Ka. BBRP2BKP menyebutkan sejumlah capaian BBRP2BKP yaitu diterapkannya sejumlah hasil riset oleh UMKM mitra, akreditasi laboratorium 17025, tercapainya sertifikasi KNAPP, diraihnya sertifikasi ISO 9001, ditunjuknya sebagai tempat uji kompetensi, uji sertifikasi profesi, Pusat Unggulan IPTEK di bidang riset senyawa bioaktif laut, dan dicapainya indeks Scopus oleh jurnal Squalen. Produk unggulan lainnya adalah dihasilkannya buku INAMARIN (Inventori Bahan Alam Laut Indonesia) sebagai database bahan aktif laut untuk menjawab permasalahan langkanya ketersediaan database bidang bahan aktif laut di tengah melimpahnya biodiversitas dan bahan aktif laut yang dimiliki.

Seminar Nasional BBRP2BKP  2019 dibuka oleh Kepala BRSDMKP, Prof. Sjarief Widjaja,   sekaligus memberikan arahan. Dalam arahannya Ka.BRSDMKP menyampaikan bahwa Indonesia memiliki biodiversitas yang luar biasa di bidang kelautan dan perikanan. Keberadaan biodiversitas yang luar biasa tersebut telah diciptakan dengan maksud tertentu dan harus dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Lebih lanjut, Kepala BRSDM-KP menyatakan bahwa BRSDM-KP memiliki sejumlah mitra usaha yang siap mendukung untuk mendukung sejumlah aplikasi potensial terebut kepada masyarakat. Agar dapat bergerak secara digital di era 4.0 maka perlu upaya kolaborasi sejumlah aplikasi hasil riset tersebut dengan  5000 penyuluh perikanan dan 14 politeknik kelautan dan perikanan. Dalam seminar ini, Kepala BRSDM-KP berharap agar hasil riset yang dipublikasikan tidak hanya berhenti dalam bentuk paper (KTI) tapi harus bisa dilanjutkan sampai tahap implementasi hingga  terciptanya lapangan kerja dan kewirausahaan yang mandiri. Setelah sesi sambutan Kepala BRSDMKP, acara dilanjutkan dengan penandatangan MoU Kerjasama anatara BRSDMKP dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan peluncuran Buku INAMARIN (Inventori Bahan Alam Laut Indonesia).

Seminar BBRP2BKP 2019 menampilakn tiga keynote speaker, Prof. Dr. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc sebagai Professor di BPPT dan Menko Kemaritiman Periode 2014-2015, Chang Cheng-Ming, PhD sebagai Associate Professor dari National Taiwan Ocean University dan Dr. Dwiyitno, M.Sc sebagai peneliti di BBRP2BKP. Prof. Dr. Dwisuryo Indroyono Soesilo memaparkan tentang Peluang dan Tantangan Riset Kelautan dan Perikanan di Era Industri 4.0, Chang Cheng-Ming, PhD tentang Strengthening Research Capacity and Competitiveness Towards Industry 4.0, sedangkan Dr. Dwiyitno, M.Sc tentang Inovasi Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Menuju Industri 4.0.

Pada pelaksanaan seminar BBRP2BKP 2019,  terdapat 120 makalah yang dipresentasikan dengan rincian 92 disampaikan secara oral dan 28 berbetuk poster. Bidang-bidang yang akan dipresentasikan meliputi Pengolahan Produk Perikanan, Keamanan Pangan, dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. LRMPHP menampilkan makalah dalam bentuk poster dengan judul Kandungan Garam, Protein, Lemak, Dan Organoleptik Ikan Tuna Selama Penyimpanan Dalam ALREF dengan kontributor Tri Nugroho Widianto dan Achmad Fauzi.  Sementara pada sesi presentasi oral LRMPHP mengirimkan 4 makalah dengan kontributor utama yaitu: Achmad Fauzi, Toni Dwi Novianto, Putri Wullandari, dan I Made Susi Erawan. Putri Wullandari mamaparkan makalah dengan judul Pengaruh Penambahan Filter terhadap Kinerja Mini Bunker Rumput Laut Tanpa Beban,  I Made Susi Erawan memaparkan Analisis Mikrostruktur Citra SEM Produk Tahu Tuna Berbasis Image Processing Dan Machine Learning,  Ahmat Fauzi memaparkan tentang Uji Kinerja Produksi Alat Transportasi Ikan Segar untuk Kendaraan Roda Dua (ALTIS-2), sedangkan Toni Dwi Novianto menyampaikan paparan tentang Perbandingan Algoritma Machine Learning pada Pengolahan Citra Mata Ikan.

0 comments:

Posting Komentar