Rabu, 13 Juli 2016

Partisipasi LPP-MPHP dalam Pameran Potensi dan Hari Jadi KabupatenGunung Kidul ke-185



Partisipasi LPP-MPHP dalam pameran potensi dan hari jadi kabupaten Gunungkidul ke-185 dilaksanakan pada tanggal 1 – 4 Juni 2016. Tujuan partisipasi dalam pameran selain sebagai media promosi dan sosialisasi atas hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan oleh LPP-MPHP juga sebagai wahana pertukaran informasi antara LPP-MPHP dan pemangku kepentingan terkait (DKP Gunungkidul dan UKM Pengolaha dan Pemasar Hasil Perikanan) mengenai perkembangan usaha dan kendala teknis menyangkut peralatan yang dipergunakan dalam proses pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

Pameran tersebut merupakan rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul dalam rangka hari jadi Kabupaten Gunungkidul ke-185 dengan tema Gunungkidul Sejahtera, Kita Bangun Gunungkidul dengan Potensi Lokal yang Berdaya Saing Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri. Pembukaan pameran tersebut ditandai dengan pelepasan 40 (empat puluh) ekor burung Merpati dari tangan Bupati dan Kepala-kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pada pameran tersebut LPP-MPHP menampilkan Alat Meat Bone Separator, Altis 2, dan Alat Pengukus Nugget di Stand DKP Gunungkidul. Pada kunjungan ke stand DKP Gunungkidul, Bupati Gunungkidul dan Wakil Bupati sempat memperhatikan tayangan video dari LPP-MPHP yang menampilkan beberapa teknologi hasil riset. Bapak Wakil Bupati menyatakan bahwa teknologi yang dihasilkan sudah cukup advance namun perlu diperluas lagi dengan hasil yang mempunyai manfaat/impact besar bagi masyarakat misalnya menghasilkan teknologi yang mampu mengolah air laut menjadi air tawar. Beliau menyatakan keyakinan kepada LPP-MPHP karena memiliki segenap potensi sumber daya yang dibutuhkan.

foto_2    foto_3

Selama mengikuti penyelenggaran pameran, LPP-MPHP telah menerima kunjungan dari sejumlah UKM antara lain UKM Bandeng Duri Lunak Seno Budiyanto, UKM POLAIGUN, UKM MINA ASIH. Dari kunjungan tersebut diidentifikasi sejumlah kendala teknis yang ditemui serta minat mereka terhadap teknologi yang diciptakan LPP-MPHP. Peralatan yang diminati antara lain : pengukus nugget, deep fryer, meat bone separator, lemari peniris. Ibu Rustono UKM POLAIGUN menunjukkan minat yang tinggi terhadap pengukus adonan karena menurut beliau alat tersebut akan sangat berguna dan dapat meningkatkan kecepatan proses pembuatan sate ikan marlin. Sedangkan dari pelaku UKM Tahu Bu Hirta menyampaikan pengalamannya menggunakan peralatan pengukus nugget karya LPP-MPHP. Beliau menyatakan bahwa alat tersebut sangat membantu proses produksi nugget kaki naga yang mencapai 200 kg adonan per hari. Kendala teknis yang dijumpai dari pengukus adonan tersebut adalah masih menempelnya air pengukus pada pan-pan pengukus sehingga membutuhkan waktu lama untuk proses pengukusan. Dari identifikasi tersebut untuk selanjutnya akan dikoordinasikan hasilnya dengan pihak DKP Gunungkidul.

0 comments:

Posting Komentar