Kamis, 17 November 2022

KEGIATAN PELATIHAN DAN DISEMINASI TEKNOLOGI PASCAPANEN PERIKANAN di LRMPHP

Akhir akhir ini bahan makanan yang berasal dari olahan ikan mulai menjamur di kalangan masyarakat DI Yogyakarta. Bukan hanya diolah dengan cara yang sederhana, namun telah mengalami modifikasi menjadi makanan yang cukup menarik. Sehingga pengolah ikan menjadi salah satu jenis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang cukup diminati dan mampu memberikan penghasilan menjanjikan jika ditekuni dengan benar. 

Pramuka sebagai salah satu kegiatan kepanduan yang ada diseluruh jenjang pendidikan berpeluang besar dalam mengajarkan siswanya untuk memiliki wawasan kemadirian, berketrampilan dan kewirausahaan. Implementasi tersebut dapat dilaksanakan Satuan Kerja Saka Bahari Kwarda DI Yogyakarta dalam bentuk  pelatihan dan diseminasi teknologi pascapanen yang diselenggarakan oleh LRMPHP berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan DI Yogyakarta serta Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Yogyakarta, pada tanggal 16 November 2022 di LRMPHP..

Kegiatan diseminasi ini berupa pengenalan dan pelatihan pengolahan bahan makanan berbasis ikan seperti pembuatan tahu ikan, bakso ikan dan ikan asap. Ketiga jenis masakan tersebut cukup banyak diminati masyarakat di wilayah DI Yogyakarta. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan sinergitas antara sesama komponen Saka Bahari Kwarda DI Yogyakarta, mengenalkan deversifikasi pascapanen perikanan dan alsin pengolahan perikanan kepada para siswa anggota pramuka, serta mampu meningkatkan kemandirian dan ketrampilan mengolah makanan berasal dari ikan. Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan ini dapat meningkatkan sinergitas antara sesama komponen Saka Bahari Kwarda DI Yogyakarta sehingga dapat memberikan wujud nyata kemajuan gerakan kepramukaan. 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan di halaman LRMPHP dengan Inspektur upacara Sekretaris DKP DIY (Ketua Pinsaka Bahari). Perangkat upacara dari Siswa/I PKL dari SMK N 1 Temanggung dan SMK N 1 Jepara yang. Selanjutnya sambutan oleh Kepala LRMPHP, diikuti arahan dari Sekretaris DKP DIY dan Kwarda D.I. Yogyakarta. Narasumber lainnya dari Stasiun KIPM Yogyakarta, Ika Nur Putriantini dan Halim Parnomo menyampaikan materi tentang Evaluasi Sarana Prasarana dan Sanitasi Higiene pada Penanganan Ikan sesuai GMP, SSOP. Sementara pemaparan materi diseminasi teknologi pascapanen tentang pembuatan tahu ikan, bakso ikan dan ikan asap disampaikan oleh instruktur dari LRMPHP, yaitu Wahyu Tri Handoyo, Koko Kurniawan, dan Tri Nugroho Widianto.

Kegiatan pelatihan dan diseminasi teknologi pascapanen perikanan ini diikuti oleh peserta dari sekolah menengah kelautan dan perikanan yang ada di wilayah D.I. Yogyakarta yaitu SMK Negeri 1 Sanden Bantul, SMK Negeri 1 Temon Kulon Progo, dan SMK Negeri 1 Tanjungsari Gunung Kidul, masing-masing SMK terdiri 10 siswa/i dan 2 guru pendamping.

Bapak Sumanto selaku guru pendamping dari SMKN 1 Tanjungsari Gunung Kidul menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini. “Kedepan kegiatan ini hendaknya diagendakan setiap tahun bahkan tiap semester, kami bisa diberikan pengalaman hal seperti ini lagi sehingga mengetahui cara-cara bekerjasama, bagaimana cara-cara membuat adonan yang sesuai dengan takaran, kesehatan dan kebersihan,” ujarnya.




0 comments:

Posting Komentar