PELATIHAN

LRMPHP telah banyak melakukan pelatihan mekanisasi perikanan di stakeholder diantaranya yaitu Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR), Kelompok Pembudidaya Ikan, Pemerintah Daerah/Dinas Terkait, Sekolah Tinggi/ Universitas Terkait, Swasta yang memerlukan kegiatan CSR, Masyarakat umum, dan Sekolah Menengah/SMK

Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan

LRMPHP sebagai UPT Badan Riset dan SDM KP melaksanakan riset mekanisasi pengolahan hasil perikanan berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 81/2020

Tugas Pokok dan Fungsi

Melakukan tugas penelitian dan pengembangan strategis bidang mekanisasi proses hasil perikanan di bidang uji coba dan peningkatan skala teknologi pengolahan, serta rancang bangun alat dan mesin untuk peningkatan efisiensi penanganan dan pengolahan hasil perikanan

Kerjasama

Bahu membahu untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan dengan berlandaskan Ekonomi Biru

Sumber Daya Manusia

LRMPHP saat ini didukung oleh Sumber Daya Manusia sebanyak 20 orang dengan latar belakang sains dan engineering.

Jumat, 09 Agustus 2024

KKP Gelar Perlombaan Tradisional hingga Adu Bakat Semarakkan HUT Ke-79 RI

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menggelar berbagai perlombaan untuk menyemarakkan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia. Perlombaan meliputi lomba permainan tradisional, olahraga, hingga perlombaan adu bakat yang dikemas dalam kegiatan seni dan budaya. 

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, saat melakukan Kick Off Peringatan HUT Ke-79 RI, mengatakan kemeriahan 17an untuk memupuk semangat kebersamaan, dan jiwa korsa para pegawai.  Selain itu sebagai bentuk apresiasi atas kinerja para pegawai selama lebih dari tiga tahun ia memimpin KKP.  

"Selain semarak 17an, ini adalah refleksi dari banyaknya yang kita capai. Peningkatan PNBP yang sudah sangat lumayan, penilaian kinerja kita juga mendapat nilai baik dari Kemenpan RB," ungkap Menteri Trenggono pada acara tersebut.   

Berbagai perlombaan, tambahnya, juga ditujukan untuk meningkatkan semangat berkompetisi secara sehat bagi para pegawai. Dia berharap, semangat ini bisa terus terjaga khususnya dalam menjalankan program-program ekonomi biru yang menjadi prioritas KKP.  

Selain memberi dorongan semangat bagi sembilan kontingen unit kerja KKP yang akan bertanding, Menteri Trenggono mengingatkan untuk menjunjung sportivitas dalam pertandingan.  

Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto menjelaskan, beragam kegiatan yang digelar sekaligus untuk menyongsong pelaksanaan Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan, dalam rangka memperingati hari jadi ke-25 tahun KKP pada Oktober mendatang. 

Adapun perlombaan yang digelar terdiri dari tiga kategori, yakni lomba olahraga yang meliputi Merah Putih Running, Crossfit, Mini Soccer, Badminton, Basket, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Voli, Catur, Billiard. 

Kemudian lomba permainan tradisional, yakni tarik tambang, balap karung pakai helm, merias wajah dengan menutup mata, estafet bola pimpong, estafet tepung, dan memindahkan bola menggunakan karet, serta lomba adu bakat seni dan budaya berupa senam kreasi dan KKP Got Talent. 

“Ini untuk menyemarakkan hari kemerdekaan, dan menjadi pemanasan menuju Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan untuk memperingati HUT KKP ke-25 di bulan Oktober nanti,” beber Doni. 

Seluruh perlombaan akan berlangsung sampai 20 September 2024, di sela-sela waktu bekerja para KKP. Berbagai perlombaan tersebut ditujukan bagi para pegawai di seluruh unit kerja yang ada di pusat maupun daerah.


Sumber : kkp

 


Kamis, 08 Agustus 2024

LRMPHP Raih Penghargaan IKPA dari KPPN Yogyakarta

Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan (LRMPHP) menerima apresiasi dan penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendahaan Negara (KPPN) Yogyakarta sebagai satuan kerja dengan capaian IKPA predikat sangat baik periode semester I tahun 2024. Penghargaan diberikan dalam acara Stakeholder Day Triwulan III pada hari rabu, 7 Agustus 2024 yang dihadiri oleh 274 orang perwakilan dari satuan kerja di wilayah kerja KPPN Yogyakarta.

Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) merupakan Indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan selaku Bendahara Umum Negara (BUN) untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga dari sisi kualitas implementasi perencanaan anggaran, kualitas pelaksanaan anggaran, dan kualitas hasil pelaksanaan anggaran. Berdasarkan Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-5/PB/2024 tentang Petunjuk Teknis Penilaian IKPA Belanja K/L, kategori predikat sangat baik diperoleh bila nilai IKPA ≥ 95 dan LRMPHP sendiri memperoleh nilai IKPA 95,26. 

Terdapat 162 satker mitra KPPN Yogyakarta yang menerima penghargaan nilai IKPA sangat baik. Nilai IKPA dimaksud tercantum pada aplikasi OMSPAN yang dihitung berdasarkan 3 aspek pengukuran dengan 8 indikator kinerja. Kepala KPPN Yogyakarta menyampaikan bahwa satuan kerja agar meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran sehingga berkinerja lebih baik pada semester II tahun 2024. 



Senin, 29 Juli 2024

LRMPHP Kenalkan Alsinkan dan Produk Olahan Ikan pada Generasi Muda di FPJ 2024

Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan Bantul memperkenalkan Alsinkan (alat mesin perikanan) dan produk olahan ikan pada Festival Pramuka Jogja (FPJ) Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) di Kompleks Bumi Perkemahan Tunas Wiguna Babarsari, Sleman, Yogyakarta 27 - 28 Juli 2024. 

FPJ 2024 merupakan kegiatan tahunan Kwarda DIY yang tidak hanya melibatkan anggota gerakan pramuka, namun seluruh elemen masyarakat seperti pemerintah, UMKM dan berbagai komunitas. Dengan mengusung tema “Kreativitas Jogja: Tumbuh dan Berbudaya” serangkaian kegiatan diselenggarakan dalam FPJ 2024, diantaranya pameran UMKM, ekspo satuan karya, stand pendukung, pentas seni budaya, workshop, bimbingan teknis, donor darah, pemeriksaan kesehatan, kegiatan kepramukaan, dan aneka lomba.

Dalam rangkaian kegiatan pameran, LRMPHP yang tergabung dalam stand pameran Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dislautkan DIY) menyajikan 2 buah teknologi  rancang bangun LRMPHP yaitu ALPINDEL (alat pengisi adonan sistem handel) dan UKI (alat uji kesegaran ikan). ALPINDEL merupakan alat untuk membantu pengisian adonan produk fish jelly yang sehat, aman, dan bergizi karena terbuat dari material food grade, sedangkan UKI adalah alat untuk uji kesegaran ikan yang berbasis android dengan pengolahan citra mata ikan dan pendeteksian bau ikan menggunakan sensor gas.

Kepala LRMPHP Kartika Winta Apriliany yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan pentingnya mengkonsumsi ikan serta produk olahannya sebagai upaya untuk mencetak  generasi muda yang berkualitas. Selain sebagai media untuk sosialisasi, partisipasi LRMPHP dalam kegiatan ini juga untuk menginisiasi masyarakat khususnya generasi muda dalam menciptakan inovasi olahan produk perikanan yang menarik, bernilai ekonomis dan digemari masyarakat, sekaligus  mengembangkan kewirausahaan produk olahan ikan.

Selama FPJ 2024 berlangsung, stand pameran LRMPHP banyak mendapat kunjungan dari para peserta yang hadir seperti GKR Mangkubumi selaku ketua Kwarda DIY dan adik-adik pramuka. Dengan antusias dan bersemangat para pengunjung stand LRMPHP berdiskusi terkait Alsinkan yang ditampilkan dan secara langsung melihat praktik penggunaan alat tersebut. 



Jumat, 26 Juli 2024

KKP Perluas Sistem Keterbukaan Informasi Publik ke Seluruh UPT

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat, dengan memperluas sistem keterbukaan informasi publik hingga tingkat unit pelaksana teknis (UPT).

KKP memiliki 158 UPT yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia,  yang dilengkapi dengan tim pengelola informasi dan dokumentasi (PPID). Sebagian besar PPID lingkup KKP telah memperoleh kualifikasi Informatif.

“Semangat keterbukaan informasi sangat dibutuhkan untuk menyampaikan program dan kebijakan publik kepada masyarakat dengan cepat dan terukur,” ujar Sekretaris Jenderal KKP Prof Rudy Heriyanto Adi Nugroho saat membuka acara Forum Keterbukaan Informasi Publik (KIP) KKP di Jakarta, Kamis (25/7/2024).

Berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring Komisi Informasi Pusat (KIP), KKP memperoleh kualifikasi Informatif selama lima tahun beruntun, dari tahun 2019 hingga 2023. Secara nasional, KKP menempati peringkat 12 dari seluruh kementerian/lembaga dengan kualifikasi Informatif.

Rudy menerangkan, dalam meningkatkan kinerja keterbukaan informasi publik pihaknya fokus pada aspek standar layanan informasi. Berupa kualitas dan jenis informasi, sarana prasarana, komitmen organisasi dan digitalisasi. 

“Untuk PPID yang belum mencapai kualifikasi Informatif, saya berpesan untuk segera meningkatkan kualitas layanan sesuai standar untuk menjaga kualifikasi KKP tetap Informatif secara nasional dan peringkatnya pun meningkat,” bebernya.

Pada acara tersebut, pimpinan unit kerja pun sepakat menandatangani Komitmen Bersama untuk terus memperluas dan meningkatkan layanan keterbukaan informasi publik yang ada di pusat maupun UPT. 

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Donny Yoesgiantoro mengapresiasi kinerja keterbukaan informasi publik di KKP, sekaligus mendorong peningkatan peringkat. Dia berharap tahun depan KKP sebagai badan publik bisa masuk tiga besar kementerian/lembaga informatif.

“Badan publik harus melakukan dua hal. Satu proaktif, yaitu menyediakan informasi, mengumumkan informasi, mengumumkan informasi dan responsif. Responsif itu, kalau ada sengketa harus diselesaikan,” urai Donny.

Dia menambahkan, untuk meningkatkan kinerja layanan keterbukaan informasi pada satu badan publik, perlu peran aktif seluruh unit kerja yang ada. Terlebih cakupan KKP cukup besar mengurusi kegiatan-kegiatan di laut, industri perikanan, hingga kawasan pesisir serta seluruh sumber daya di dalamnya. 

“Urusan keterbukaan informasi publik ini urusan kelembagaan, jadi tidak bisa dibebankan hanya pada satu unit kerja,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, pada kesempatan ini Kementerian Kelautan dan Perikanan juga meluncurkan dimulainya monev di internal Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2024. Sekretaris Jenderal menyatakan bahwa seluruh pimpinan di Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan dukungan dan komitmen pelaksanaan monev ini sejalan dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan yang terus mendorong implementasi keterbukaan informasi publik di KKP.



Sumber : kkp