PELATIHAN

LRMPHP telah banyak melakukan pelatihan mekanisasi perikanan di stakeholder diantaranya yaitu Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR), Kelompok Pembudidaya Ikan, Pemerintah Daerah/Dinas Terkait, Sekolah Tinggi/ Universitas Terkait, Swasta yang memerlukan kegiatan CSR, Masyarakat umum, dan Sekolah Menengah/SMK

Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan

LRMPHP sebagai UPT Badan Riset dan SDM KP melaksanakan riset mekanisasi pengolahan hasil perikanan berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 81/2020

Tugas Pokok dan Fungsi

Melakukan tugas penelitian dan pengembangan strategis bidang mekanisasi proses hasil perikanan di bidang uji coba dan peningkatan skala teknologi pengolahan, serta rancang bangun alat dan mesin untuk peningkatan efisiensi penanganan dan pengolahan hasil perikanan

Kerjasama

Bahu membahu untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan dengan berlandaskan Ekonomi Biru

Sumber Daya Manusia

LRMPHP saat ini didukung oleh Sumber Daya Manusia sebanyak 20 orang dengan latar belakang sains dan engineering.

Selasa, 20 Agustus 2024

Pengumuman Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun Anggaran 2024

PENGUMUMAN

Nomor B.955/SJ/KP.310/VIII/2024 

TENTANG 

PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL 

DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN 

TAHUN ANGGARAN 2024

Dalam rangka mengisi kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian  Kelautan dan Perikanan, kami mengajak Putra/Putri terbaik bangsa yang berkompeten untuk bergabung bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2024, dengan ketentuan sebagai berikut:

Info Selengkapnya Klik Disini



Sumber: ropeg.kkp.go.id


Senin, 19 Agustus 2024

Lima PNS LRMPHP Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

Sebanyak 5 Pegawai Negeri sipil (PNS) lingkup Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan Bantul menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya atas dedikasi dan pengabdiannya kepada negara. Piagam penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kepala LRMPHP Kartika Winta Apriliany setelah upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, 17 Agustus 2024.

Kepala LRMPHP dalam sambutannya memberikan ucapan selamat atas penghargaan yang diterima dan berharap dapat dijadikan motivasi dalam bekerja, serta dapat dijadikan teladan bagi PNS yang lain. Dari 5 PNS yang mendapatkan piagam penghargaan tersebut, 1 PNS menerima piagam penghargaan atas masa pengabdian 30 tahun yaitu Suprihadi, sedangkan 4 PNS lainnya atas masa pengabdian 10 tahun yaitu Afris Syahada, Ipung Taufiq Hidayat, Gilang Ramadan Israwan, dan Nur Fitriana. 

Pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya ini sesuai dengan Pasal 22 Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan UndangUndang Nomor 20 Tahun 2OO9 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.  PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus-menerus paling singkat 10 (sepuluh) tahun, 20 (dua puluh) tahun, atau 30 (tiga puluh) tahun serta memenuhi persyaratan lainnya, dapat diberikan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya.


Jumat, 16 Agustus 2024

Semarakkan HUT Ke-79 RI, LRMPHP Gelar Berbagai Lomba

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,  HUT RI ke-79, Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan Bantul mengelar berbagai perlombaan pada Jumat, 16 Agustus 2024. Kegiatan yang digelar di halaman kantor LRMPHP diikuti oleh seluruh pegawai, taruna-taruni Poltek KP Sidoarjo yang sedang mengikuti program MBKM beserta dosen, dan siswa-siswi magang SMKN 1 Sanden Bantul.

Kepala LRMPHP Kartika Winta Apriliany menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar tidak hanya untuk menyemarakkan HUT RI namun sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan semangat kebersamaan antar pegawai LRMPHP. Oleh karena itu para pegawai diharapkan aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama perlombaan.

Adapun berbagai lomba yang digelar meliputi permainan makan donat mata tertutup, memasukan sedotan plastik ke botol, lomba estafet memasukkan air dalam cangkir di atas kepala, dan lomba tebak kata berkelompok. Sebagai bentuk apresiasi kepada para pemenang lomba HUT RI ke-79, Kepala LRMPHP menyerahkan secara langsung berbagai hadiah yang sudah disiapkan oleh panitia kegiatan.


Kamis, 15 Agustus 2024

Menteri Trenggono Raih Bintang Mahaputra dari Presiden Jokowi

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menerima penghargaan Bintang Mahaputra dari Presiden Joko Widodo, menjelang perayaan HUT Ke-79 RI. Penyerahan tanda kehormatan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/8/2024) sore.

“Alhamdulillah saya termasuk yang diberikan Bintang Mahaputra Utama oleh Bapak Presiden sore tadi. Bersyukur, dan ini menjadi pengalaman yang luar biasa,” ungkap Menteri Trenggono dalam siaran resmi KKP di Jakarta.

Bintang Mahaputra merupakan tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia, kepada mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan bangsa, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Trenggono menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan sejak akhir tahun 2020, setelah setahun lebih menjadi Wakil Menteri Pertahanan. Meski bukan berasal dari bidang kelautan dan perikanan, ia dinilai cepat belajar dan berdaptasi dengan tanggung jawab barunya.

Hal ini dapat dilihat dari keberhasilannya menghadirkan lima program ekonomi biru sebagai roadmap pengelolaan kelautan dan perikanan hingga tahun 2045. 

Kelimanya meliputi perluasan kawasan konservasi, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pembangunan perikanan budidaya di darat, pesisir, dan laut berkelanjutan, pengawasan dan pengendalian pesisir dan pulau-pulau kecil, serta penanganan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan atau BCL.

Dari roadmap itu, Menteri Trenggono bersama jajarannya di KKP telah membangun tiga modeling budidaya berbasis kawasan untuk komoditas udang, rumput laut, dan nila salin. Pembangunan ini menghasilkan peningkatan produksi komoditas yang dimaksud, perputaran ekonomi, hingga menyerap banyak tenaga kerja di Kebumen, Wakatobi, dan Karawang tempat pembangunan dilakukan.

Kemudian mentransformasi kampung nelayan menjadi kampung nelayan modern seperti yang sudah diterapkan di Desa Samber Binyeri, Biak. Lalu penerapan modeling Penangkapan Ikan Terukur di Tual dan Kepulauan Aru dengan melibatkan ratusan kapal asal Pantura yang melaut di WPPNRI 718.

Menteri Trenggono juga berhasil membawa KKP menghasilan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tertinggi sepanjang sejarah. Selama tiga tahun ke belakang, penerimaan di angka satu trilunan, yang puncaknya pada tahun 2022 sebesar Rp1,86 triliun.

Di sisi lain, penanganan sampah yang mencemari laut juga menunjukkan perbaikan. Indonesia yang sebelumnya berada di peringkat dua sebagai negara penghasil sampah terbanyak, kini turun ke posisi lima berdasarkan data data science.org.



Sumber :kkp