PELATIHAN
LRMPHP telah banyak melakukan pelatihan mekanisasi perikanan di stakeholder diantaranya yaitu Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR), Kelompok Pembudidaya Ikan, Pemerintah Daerah/Dinas Terkait, Sekolah Tinggi/ Universitas Terkait, Swasta yang memerlukan kegiatan CSR, Masyarakat umum, dan Sekolah Menengah/SMK
Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan
LRMPHP sebagai UPT Badan Riset dan SDM KP melaksanakan riset mekanisasi pengolahan hasil perikanan berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 81/2020
Tugas Pokok dan Fungsi
Melakukan tugas penelitian dan pengembangan strategis bidang mekanisasi proses hasil perikanan di bidang uji coba dan peningkatan skala teknologi pengolahan, serta rancang bangun alat dan mesin untuk peningkatan efisiensi penanganan dan pengolahan hasil perikanan
Kerjasama
Bahu membahu untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan dengan berlandaskan Ekonomi Biru
Sumber Daya Manusia
LRMPHP saat ini didukung oleh Sumber Daya Manusia sebanyak 20 orang dengan latar belakang sains dan engineering.
Selasa, 05 November 2024
Minggu, 03 November 2024
Perwakilan LRMPHP Ikuti Bimtek Kehumasan BPPSDM KP
Tim Pelayanan Teknis LRMPHP, yang diwakili Wahyu Tri Handoyo mengikuti kegiatan Bimtek Kehumasan BPPSDM KP yang diselenggarakan oleh Sekretariat BPPSDM KP di Ruang Lobster Gedung BPPSDM KP I, Lantai 4, Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, 28 - 31 Oktober 2024. Kegiatan bimtek dengan tema “Humas Proaktif, Komunikasi Efektiftersebut tersebut dalam rangka memperkuat keterampilan dan pengetahuan para pelaksana teknis kehumasan lingkup BPPSDM KP ”.
Dalam arahannya, Kepala BPPSDM KP, I Nyoman Radiarta menyampaikan pentingnya kegiatan bimtek kehumasan sebagai langkah strategis untuk menyosialisasikan program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan RI maupun BPPSDM KP, serta penguatan citra positif yang nantinya dapat meningkat kinerja organisasi. Tim Humas UPT lingkup BPPSDM KP juga diharapkan proaktif dalam menyampaikan berita kegiatan dari masing-masing UPT melalui media medsos secara cepat dan update.
Kegiatan bimtek menghadirkan narasumber dari ANTARA yang membahas topik "Rahasia Membuat Siaran Pers Pemerintah yang Diburu Media Nasional", dan Diskusi serta Praktik Penulisan Straight News dan Feature bersama Tim Humas BPPSDM KP. Sebagai bahan diskusi, setiap UPT diminta mengirimkan satu siaran pers yang berkaitan dengan program Smart Fisheries Village (SFV) dan Vocational Goes to Actors (VOGA), serta satu video berdurasi 1 hingga 1,5 menit dengan kualitas tinggi (hi-res) mengenai program SFV dan VOGA, beserta foto dengan kualitas tinggi (hi- res) yang relevan dengan program tersebut.
Jumat, 01 November 2024
HUT ke-25 KKP, LRMPHP Gelar Berbagai Kegiatan
Dalam rangka memperingati HUT ke-25 Kementerian Kelautan dan Perikanan, Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan Bantul menggelar berbagai kegiatan seperti fun walk, pengenalan susu ikan HPI dan makan siang bergizi gratis. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen LRMPHP dalam mendukung implementasi program Ekonomi Biru untuk menopang ketahanan pangan nasional dan menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia.
Kegiatan HUT KKP 2024 lingkup LRMPHP diawali dengan fun walk yang diselenggarakan pada hari jumat, 25 Oktober 2024, dengan melibatkan seluruh pegawai LRMPHP, 4 siswa-siswi magang dari SMKN 1 Sanden, dan 28 taruna-taruni program MBKM dari Poltek KP Sidoarjo. Rute yang ditempuh sejauh 3 km dimulai dari kantor mengelilingi area persawahan, sungai dan pemukiman penduduk di area Kantor LRMPHP.
Rangkaian kegiatan selanjutnya berupa makan bergizi gratis dan pengenalan susu ikan HPI di SMKN 1 Sanden, Bantul pada hari selasa 29 Oktober 2024. Kegiatan diikuti oleh 112 siswa-siswi SMKN 1 Sanden, beserta guru pendamping. Menu yang disajikan sudah memenuhi kriteria 4 sehat 5 sempurna, berupa nasi, ikan, telur, sayur, buah dan susu ikan. Pengenalan produk susu ikan oleh LRMPHP kepada para siswa tersebut diharapkan bisa menjadi alternatif sumber protein bagi yang tidak suka makan ikan secara utuh.
Program makan bergisi gratis tersebut merupakan bentuk dukungan LRMPHP sebagai UPT BPPSDM KP terhadap program makan bergizi gratis sehat yang dicanangkan pemerintah dalam upaya meningkatkan pemenuhan asupan gizi bagi pelajar menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan tersebut juga digelar secara serentak oleh unit pelaksana teknis (UPT) KKP di seluruh Indonesia.
Kepala LRMPHP yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya rangkaian kegiatan dengan penuh keceriaan dan kebersamaan. Sementara itu, Plt. Kepala SMKN 1 Sanden mengapresiasi kegiatan makan bergizi gratis dari LRMPHP karena terpilih sebagai sekolah pertama kali di D.I. Yogyakarta yang mendapat program makan bergizi gratis dari Kementerian Kelautan dan perikanan melalui LRMPHP. Baik Kepala LRMPHP maupun Kepala SMKN 1 Sanden berharap setelah kegiatan ini, para siswa dapat menginformasikan dan mengajak keluarga, kerabat dan sahabat untuk mengkonsumsi ikan dan produk olahannya karena banyak memberikan manfaat.
Rabu, 30 Oktober 2024
Dukung Makan Bergizi Gratis, KKP Gelar Makan Bareng 32 Ribu Porsi Nasi Ikan di Puncak HUT Ke-25
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar kegiatan makan bergizi menu ikan bersama 32.766 peserta di 150 Unit Pelaksana Teknis (UPT) KKP di seluruh Indonesia pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 KKP Selasa (29/10/2024).
Acara akbar ini guna mendukung program pemerintah makan bergizi gratis serta mendorong peningkatan angka konsumsi protein ikan melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Selain itu sebagai simbol bahwa sektor perikanan siap berkontribusi mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Sesuai program Bapak Presiden, kali ini kami memberikan makan siang bergizi dengan menu ikan sebagai sumber protein masyarakat di seluruh Indonesia. Kegiatan ini untuk mendorong peningkatan konsumsi protein di masyarakat melalui konsumsi ikan yang kaya akan protein,” ungkap Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf pada puncak acara peringatan hari HUT ke-25 KKP di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Selasa (29/10/2024).
Pada kegiatan ini, Wakil Menteri Didit turut menyapa masyarakat sekitar Pulau Untung Jawa. Wamen Didit menjelaskan kegiatan makan bergizi menu ikan ini menyasar kelompok prioritas seperti anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui, khususnya di kalangan masyarakat pesisir.
Didit menambahkan bahwa kegiatan makan bareng menu ikan ini sebagai bentuk dukungan penuh KKP dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk mendukung program tersebut, melalui produk perikanan, termasuk dengan Badan Gizi Nasional yang turut hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus penjajakan kerja sama antara KKP dengan BGN dalam rangka menyukseskan program makan bergizi kepada masyarakat pesisir.
Wamen Didit juga berpesan kepada seluruh UPT KKP di berbagai daerah Indonesia untuk terus menyokong peningkatan asupan protein ikan kepada masyarakat.
“Terus lakukan peningkatan protein ikan kepada masyarakat untuk generasi masa depan yang sehat dan cerdas,” pesannya.
Sementara itu Dirjen Perikanan Tangkap Lotharia Latif selaku Ketua Panitia HUT KKP ke-25 tingkat pusat menyampaikan bahwa pada kesempatan kegiatan di Pulau Untung Jawa tersebut juga diramaikan dengan berbagai kegiatan sosial lainnya yang ditujukan bagi masyarakat, seperti bakti kesehatan yang diikuti oleh 500 orang warga Pulau Untung Jawa, bakti sosial, edukasi dan literasi sektor kelautan dan perikanan, serta minum susu ikan bersama.
Kemudian penyerahan berbagai bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat, seperti pemberian Sertifikat Kecakapan Nelayan (SKN) kepada nelayan setempat, serta alat tangkap ikan ramah lingkungan. Selain itu, diberikan pula bantuan benih ikan kerapu, sembako paket perbekalan melaut, hingga paket sarana pemanfaatan BMKT.
Samnai, salah satu warga Pulau Untung Jawa berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh KKP. Samnai berharap pembagian nasi ikan gratis dapat dilanjutkan.
“Terima kasih atas bantuan dari KKP, semoga masyarakat nelayan terus diperhatikan,” kata Samnai.
Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan pihaknya akan mendukung penuh program makan bergizi gratis dengan memastikan peningkatan produksi dan kualitas hasil perikanan, dari mulai sektor hulu hingga sampai ke tangan masyarakat.
Sumber : kkp
Senin, 28 Oktober 2024
HUT Ke-25 KKP, Trenggono Optimistis Ekonomi Biru Topang Ketahanan Pangan
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 hari ini, Sabtu (26/10/2024). Menteri Sakti Wahyu Trenggono optimistis program ekonomi biru mampu membawa sektor kelautan dan perikanan menjadi penopang ketahanan pangan di masa depan.
"Kita dihadapkan dengan berbagai tantangan seiring semakin banyaknya populasi manusia dan perubahan iklim, salah satunya persoalan pangan. Tapi saya optimis, sektor kelautan dan perikanan bisa berkontribusi menjawab tantangan tersebut," ungkap Menteri Trenggono dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Sabtu (26/10/2024).
Untuk itu, Menteri Trenggono meminta seluruh jajajaranya bekerja maksimal menjalankan program ekonomi biru, mulai dari pembuatan regulasi hingga implementasinya di lapangan.
Menteri Trenggono mengaku tidak akan mentoleransi, khususnya para pejabat yang dinilai bekerja lambat menjalankan program ekonomi biru.
“Eselon I yang lambat akan dimasukin ke kotak dulu. Kita ganti yang baru, yang lebih bagus dan lebih cepat. Kita gali terus. Eselon II juga sama, 2025 tidak ada istilahnya toleransi, tidak ada,” tegasnya.
Lima kebijakan ekonomi biru yang menekankan keseimbangan antara kepentingan ekologi dan ekonomi menurutnya harus dilaksanakan untuk memastikan keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan.
Pada periode pertamanya di KKP, sebagian besar waktunya dipakai untuk membangun program ekonomi biru beserta regulasinya, sebagai roadmap transformasi sektor kelautan dan perikanan. Di periode dua inilah, pelaksanaan lima program ekonomi mulai dari perluasan kawasan koservasi, hingga pembersihan sampah plastik di laut, harus dikebut pelaksanaannya.
Trenggono mengaku ingin bekerja cepat dan tuntas sehingga membutuhkan tim yang siap menyokongnya.
"Tidak ada waktu lagi untuk santai-santai, saatnya melaju. Program sudah ada, tinggal melanjutkan secara cepat dan tuntas," tegasnya.
Sebagai informasi, KKP resmi berdiri pada tahun 1999 di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur). Lembaga ini sempat beberapa kali berubah nama sebelumnya akhirnya menjadi Kementerian Kelautan dan Perikanan.








.jpg)








