Selasa, 04 Agustus 2026

Dorong Nilai Tambah Hasil Tangkapan, LRMPHP Introduksikan Alat Pemindang Ikan

Melimpahnya hasil tangkapan ikan di wilayah pesisir menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat usaha masyarakat. Namun, hasil tangkapan yang melimpah pada musim tertentu juga perlu diimbangi dengan teknologi pengolahan yang tepat agar ikan tidak hanya dipasarkan dalam kondisi segar, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Menjawab kebutuhan tersebut, Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan (LRMPHP) terus mendorong pemanfaatan hasil inovasi teknologi pengolahan hasil perikanan secara langsung di masyarakat. Salah satunya melalui introduksi alat pemindang ikan hasil rancang bangun LRMPHP yang disertai dengan pemanfaatan dan uji kinerja bersama kelompok pengolah dan pemasar (poklahsar).

Introduksi teknologi tersebut tidak sekadar berupa penyerahan atau pemanfaatan peralatan, tetapi menjadi bagian dari proses penerapan sekaligus penyempurnaan teknologi. Melalui uji kinerja bersama kelompok mitra, LRMPHP memperoleh data dan masukan pengguna, baik dari aspek teknis maupun ekonomis, yang selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan teknologi agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pemindangan dipilih sebagai salah satu alternatif pengolahan karena prosesnya relatif sederhana dan dapat mempertahankan nilai gizi ikan sekaligus memperpanjang daya simpan. Teknologi ini juga membuka peluang bagi masyarakat pesisir untuk mengolah bahan baku lokal menjadi produk yang lebih bernilai dan berpotensi dikembangkan sebagai produk khas daerah.

Alat pemindang yang diperkenalkan merupakan hasil rancang bangun LRMPHP dengan konstruksi berbahan stainless steel sehingga mendukung proses pengolahan yang higienis dan aman. Alat tersebut memiliki kapasitas hingga 50 kilogram dengan waktu pengolahan sekitar 2–3 jam menggunakan gas elpiji. Produk ikan pindang yang dihasilkan dapat bertahan hingga enam hari pada suhu kamar dan hingga 12 hari apabila dikemas menggunakan plastik.

Untuk mendukung pemanfaatan alat secara optimal, LRMPHP juga memberikan bimbingan teknis kepada kelompok mitra. Materi yang diberikan mencakup proses pengolahan ikan pindang, instalasi, penggunaan, serta perawatan alat sesuai dengan manual book. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kelompok dalam mengoperasikan dan merawat teknologi secara tepat sehingga pemanfaatannya dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan pemanfaatan teknologi, LRMPHP bersama kelompok mitra juga menandatangani naskah kerja sama pemanfaatan dan uji kinerja alat pemindang. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memastikan teknologi yang dihasilkan terus dimanfaatkan sekaligus memberikan umpan balik bagi penyempurnaan teknologi mekanisasi pengolahan hasil perikanan pada masa mendatang.

Melalui introduksi alat pemindang, LRMPHP tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi pengolahan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan potensi hasil perikanan lokal menjadi produk bernilai tambah. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi potensi ikan yang tidak termanfaatkan saat musim melimpah, memperkuat usaha kelompok pengolah, serta mendorong lahirnya produk olahan ikan yang menjadi bagian dari identitas kuliner pesisir.

Introduksi dan uji kinerja alat pemindang tersebut dilaksanakan pada 2020 bersama UKM Pindang Mendak Lestari di Pantai Ngrenehan dan UKM Gesing Asri di Pantai Gesing, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Pantai Ngrenehan, alat ini dimanfaatkan untuk mendukung pengolahan hasil tangkapan yang melimpah agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Sementara itu, di Pantai Gesing, salah satu bahan baku yang dimanfaatkan adalah ikan linsong yang pada musim tertentu cukup melimpah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal.

Bagi LRMPHP, proses introduksi dan uji kinerja bersama masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan hasil riset benar-benar menjawab kebutuhan pengguna. Masukan dari kelompok mitra menjadi dasar bagi LRMPHP untuk terus menyempurnakan teknologi mekanisasi pengolahan hasil perikanan agar semakin adaptif, aplikatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


0 comments:

Posting Komentar